Cerita Kerja Praktek #5 (Hemat beb)

Seputar Magang

Siang hari pun tiba. Perut lapar tak bisa lagi ditunda. Membuka isi dompet rasanya udah kayak ngupas bawang merah, pengen menitikkan air mata. Oke, memang pengantar cerita tadi agak lebay. Sebenarnya gak gitu-gitu amat sih 😀 . Tujuan dari posting ini bukan untuk mengumbar cerita sedih, tapi untuk mengkampanyekan “Mari memasak sendiri” supaya pengeluaran buat beli makanan siap santap bisa kita hemat sedemikian rupa.

celengan

Trus sekarang gimana bunyi ato slogan dari kampanyenya? Aku disini bukan untuk berbunyi ataupun berslogan, tetapi lebih kepada menulis tutorial memasak sederhana 😀 . Weits, jangan salah lho ya, biarpun laki-laki, harus juga pintar masak. Soalnya kalo suatu saat istrinya lagi sakit, suaminya jadi bisa masak untuk istrinya. Hehe.

Menu yang akan kita masak disini adalah … Hmm sebentar dlu, aku liat isi  kulkas buat cek bahan apa aja yang masih tersisa dari belanja bareng Alim kemaren. Sip. Menu yang akan kita masak disini adalah Tumis Sayur Sawi porsi personal. Bahan yang kita perlukan adalah :

  1. Bawang putih 2 siung
  2. Bawang merah 1 siung
  3. Sayur Sawi hijau beberapa tangkai
  4. Garam
  5. Gula
  6. Tomat 1 buah
  7. Cabai keriting 1 buah
  8. Minyak Goreng

Sebelum mulai memasak, cuci terlebih dahulu bawang putih, bawang merah, sayur sawi, tomat, dan cabai. Selain itu, ada baiknya kalau Bawang putih dan Bawang merah di potong-potong terlebih dahulu. Tak lupa juga Sayur sawi, Tomat, dan Cabai keriting juga ikut dipotong-potong. Setelah selesai cuci mencuci dan potong memtongnya, langkah selanjutnya adalah sebagai berikut

  • Panaskan minyak goreng secukupnya diatas wajan. Untuk memastikan minyak sudah panas, teman-teman bisa mencoba meletakkan sepotong kecil bawang putih ke atas wajan. Apabila bawang tadi tergoreng, maka minyak tersebut sudah panas.
  • Setelah minyak panas, tumis bawang putih dan bawang merah. Aduk-aduk sebentar saja hingga wangi.
  • Selanjutnya, kita masukkan tomat dan cabai keriting ke dalam wajan dan tumis tomat sekitar 1 menit.
  • Tuangkan sedikit air kemudian letakkan potongan-potongan sawi diatasnya. Aduk-aduk sebentar.
  • Tambahkan garam dan gula secukupnya. Kenapa tambahkan gula? ini sih sebenarnya masalah selera saja. Saat masak dirumah,  Papaku atau Mamaku sering menambahkan sedikit gula sebagai pengganti vetsin atau penyedap rasa.
  • Tutup sebentar tumisan kita hingga sayur sawi berubah warna menjadi hijau ketuaan bukan hijau pucat. Mamaku bilang, tujuan kita menutup ini adalah supaya vitamin dari sayur dan tomat tidak ikut menguap.
  • Bila warna sawi sudah hijau ketuaan, kita buka penutupnya dan tuangkan tumisan kita di piring
  • Selesai deh Tumis Sayur Sawinya

Kalau aku makan sayur ini biasanya ditemani dengan Nasi Putih hangat dan telur ceplok. Mak nyuss deh rasanya. Ternyata eh ternyata, dengan masak seperti ini, aku bisa menghemat pengeluaran makan siang hingga 50%. Kalau dikalikan 1 bulan, nominalnya lumayan juga buat uang menabung.

Berikut ada tampilan makan siangku hasil masak sendiri 😀 . Foto ini di jepret secara apik oleh mas Anorangga tanpa pake efek-efek dramatis Instagr*m.


Nasi Putih + Tumis Sayur Sawi + Telur Ceplok. Nikmati Selagi hangat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *